www.mariosatrio.com

Pecel Jawa Timuran…

by Mario on Aug.22, 2009, under Nusa Rasa

Hidangan pecel tidak pernah lepas dari kekhasan makanan Jawa yang tersebar dari barat ke timur. Basicly, pecel adalah sajian sayur yang bercampur dengan bumbu atau sambal, dan sambalnya biasanya adalah sambal kacang. Seiring ‘evolusi’nya pecel menyebar ke berbagai tempat di Jawa dan hadir dalam beberapa model sajian. Di Solo ada pecel biasa dan ada pecel ‘ndeso’ (desa). Pecel biasa dengan bumbu kacang dan pecel ndeso dengan bumbu dari wijen. Ke arah barat ada pecel di purwokerto yang dimakan dengan semacam sumpit. Di madiun kita mengenal Pecel Madiun yang cenderung pedas, disajikan dengan kelapa sangrai dan rempeyek kacang.

Di Jakarta, pecel mengalami modifikasi juga. Ada yang menyajikan pecel dengan sayur bayam dan potongan labu siam (mirip gado-gado). Lalu di mana kita bisa menikmati pecel yang sedikit lebih ‘njawani’?

Di daerah Cikajang Jakarta Selatan, ada sebuah warung yang menyajikan hidangan khas Jawa, tepatnya Jawa Timur, namanya Depot Malang. Di depot ini kita bisa memilih berbagai menu Jawa Timur dengan cita rasa yang kurang lebih masih asli dan belum menjadi ’selera” Jakarta. Ada, rawon, opor, gudeg dan yang paling penting, ada pecel!!. Ya, pagi itu saya ingin makan sarapan dengan pecel dan Depot Malang cikajang adalah referensi terdekat dari rumah saya.

Sampai di Cikajang, seperti biasa saya langsung memesan pecel, telur ceplok dan ayam goreng. Ketika sepiring pecel sudah hadir di hadapan saya, segera saya mengambil blackberry saya dan langsung mem-fotonya. Ini hasilnya :

Pecel Dept Malang CikajangSajian dan ‘ornamen’nya seperti Pecel Madiun namun sedikit berbeda. Selain daun bayam dan kacang panjang yang sudah dibubuhi bumbu (sambal kacang), tauge disajikan terpisah, berbeda dengan Pecel Solo yang dicampur. Selain itu keripik kacang (rempeyek kacang) yang menemaninya mengingatkan saya pada Pecel Madiun, tapi yang membuat berbeda adalah adanya telur pindang bumbu kuning (seperti telur bumbu rujak) yang menemani pecel ini. Saya lalu menikmatinya dengan ayam goreng (ayam kampung) yang gurih dan empuk, sungguh sarapan pagi yang nikmat. Bumbunya tidak begitu pedas, mungkin kurang pedas bagi mereka yang suka pedas, dan cenderung manis, makin terasa Jawa  (Jawa Tengah maksudnya) yang memang terkenal identik dengan hidangan manis. Jadi meski ‘judulnya’ Depot Malang yang notabene Jawa Timur, rasanya lebih dekat dengan pecel Jawa alias Jawa Tengah hehehe…

Depot Malang bisa menjadi referensi bagi anda yang mencari makanan alternatif di akhir minggu. Mereka buka di pagi hari, jadi pas bagi anda yang ingin sarapan. Soal harga, tidaklah mahal. Jika anda berdua makan pecel disertai ayam goreng dan tempe, anda tidak akan menghabiskan lebih dari Rp. 60 ribu, tidak malah bukan? Jika anda tidak punya teman, just call, saya dengan senang hati akan menemani. Makan yuk !!


8 Comments for this entry

Leave a Reply

Cheap Retro Replica NFL NBA MLB Throwback Football Basketball Jerseys | hp printer ink cartridges refills| Jewelry Making Supplies | Thumb Joint Pain | Dog Health Problems |Tinkerbell Personal Checks |Garden Planters

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Archives

All entries, chronologically...